Dalam dunia perbankan yang diawasi ketat oleh regulator dan dinilai oleh publik berdasarkan kredibilitas serta integritasnya, risiko reputasi menjadi salah satu ancaman paling serius dan kompleks. Risiko reputasi dapat muncul akibat pelanggaran hukum, ketidaksesuaian terhadap regulasi, kegagalan layanan, kelalaian dalam perlindungan data nasabah, atau krisis komunikasi yang tidak tertangani dengan baik. Divisi Kepatuhan memegang peran strategis dalam mendeteksi, mencegah, dan merespons potensi krisis reputasi dengan memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis berjalan selaras dengan prinsip tata kelola yang baik (GCG), peraturan perundang-undangan, serta standar etika perusahaan.
Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dari divisi kepatuhan dan unit-unit terkait dengan pemahaman menyeluruh tentang bagaimana risiko reputasi terbentuk, bagaimana peran fungsi kepatuhan dalam sistem peringatan dini, serta bagaimana membangun respon krisis yang efektif untuk melindungi kepercayaan publik terhadap institusi keuangan.
Peserta akan mempelajari bagaimana mengidentifikasi pemicu krisis yang berdampak reputasi, seperti isu pelaporan transaksi mencurigakan, pelanggaran perlindungan data pribadi, ketidaksesuaian disclosure publik, ataupun konflik kepentingan internal. Selain itu, pelatihan ini juga akan membahas pentingnya kolaborasi lintas fungsi—termasuk dengan manajemen risiko, hubungan masyarakat, legal, dan divisi operasional—untuk membentuk kerangka kerja manajemen krisis reputasi yang tangguh. Studi kasus akan digunakan untuk membedah krisis reputasi aktual yang pernah terjadi di industri perbankan, sekaligus melatih peserta dalam menyusun skenario mitigasi, protokol komunikasi krisis, serta langkah korektif dari perspektif kepatuhan. Dengan pendekatan berbasis risiko dan prinsip GRC (Governance, Risk, Compliance), pelatihan ini ditujukan agar peserta dapat memperkuat ketahanan reputasi institusi dan menjaga kesinambungan bisnis, khususnya dalam menghadapi sorotan publik maupun audit regulator.
TUJUAN
- Memberikan pemahaman menyeluruh tentang konsep dan sumber risiko reputasi dalam konteks kepatuhan perbankan.
- Meningkatkan kapasitas fungsi kepatuhan dalam mendeteksi, mencegah, dan merespons krisis yang berpotensi merusak reputasi bank.
- Membekali peserta dengan kerangka kerja manajemen krisis reputasi yang terintegrasi dengan prinsip tata kelola dan peraturan yang berlaku.
- Meningkatkan kemampuan komunikasi strategis dalam situasi krisis dari perspektif regulator, nasabah, dan pemangku kepentingan lainnya.
- Mendorong koordinasi lintas unit dalam membangun sistem mitigasi dan eskalasi krisis reputasi secara efektif dan akuntabel.
MATERI POKOK
Hari 1 – Dasar Risiko Reputasi dan Peran Strategis Kepatuhan
- 1. Konsep Risiko Reputasi di Industri Perbankan
- Definisi dan karakteristik risiko reputasi
- Pemicu internal dan eksternal krisis reputasi
- Dampak reputasi terhadap kelangsungan usaha dan kepatuhan regulasi
- 2. Peran Divisi Kepatuhan dalam Manajemen Krisis Reputasi
- Fungsi pengawasan dan kontrol dari perspektif kepatuhan
- Kepatuhan terhadap POJK, UU Perlindungan Konsumen, dan UU PDP
- Sinergi dengan manajemen risiko dan komunikasi korporat
- 3. Regulasi dan Standar Terkait Krisis Reputasi
- Prinsip GCG dan pedoman regulator terkait keterbukaan informasi
- Regulasi terkait penanganan keluhan, pelaporan STR/CTR
- Penilaian regulator terhadap respons krisis
- 4. Diskusi & Studi Kasus: Analisis Krisis Reputasi di Perbankan
- Studi kasus nyata kegagalan manajemen krisis reputasi
- Evaluasi peran divisi kepatuhan dalam kasus tersebut
Hari 2 – Simulasi Respons Krisis dan Strategi Komunikasi Kepatuhan
- 1. Framework Manajemen Krisis Reputasi
- Tahapan manajemen krisis: identifikasi, eskalasi, mitigasi, dan pemulihan
- Penetapan protokol tanggap darurat reputasi
- Governance dan pelibatan pimpinan dalam pengambilan keputusan
- 2. Pemetaan Risiko dan Sistem Peringatan Dini
- Teknik identifikasi red flags dari perspektif kepatuhan
- Penggunaan indikator risiko dan dashboard reputasi
- Integrasi early warning system dalam compliance monitoring
- 3. Strategi Komunikasi Krisis dari Perspektif Kepatuhan
- Komunikasi internal & eksternal selama krisis
- Kesiapan menghadapi audit OJK dan media
- Prinsip transparansi, akurasi, dan akuntabilitas dalam pernyataan publik
- 4. Simulasi: Penyusunan Rencana Tindak Krisis Reputasi
- Latihan menyusun respons taktis dan komunikasi krisis
- Penyusunan form pelaporan internal dan eksternal
- Penyelarasan antara aspek hukum, kepatuhan, dan komunikasi



